Ketentuan Penggunaan API Akun Resmi LINE  


Pasal 1  Tujuan
Tujuan dari Ketentuan Penggunaan API Akun Resmi LINE (selanjutnya disebut sebagai “Ketentuan”) adalah untuk mengatur penggunaan API yang berkaitan dengan layanan Akun Resmi LINE (selanjutnya disebut sebagai “Layanan”) yang disediakan oleh LINE Corporation dan LINE Pluse Corporation dan afiliasinya sebagai distributor (secara bersama-sama, selanjutnya disebut sebagai “Perusahaan”).


Pasal 2  Definisi
Istilah yang digunakan dalam dokumen ini memiliki arti sebagaimana disebutkan di bawah ini.
(1)  "LINE" BBerarti layanan perpesanan LINE dan layanan-layanan terkaitnya yang dioperasikan oleh Perusahaan. 
(2)  “Ketentuan Penggunaan Akun Resmi LINE” berarti ketentuan penggunaan yang berlaku terhadap Akun Resmi yang digunakan oleh Pelanggan.
(3)  "ID, dsb." Berarti ID dan kata sandi akun LINE yang digunakan oleh Pelanggan untuk menggunakan Layanan dan informasi lain yang diperlukan untuk menggunakan Layanan.
(4)  "(Para) Pelanggan" berarti pihak yang mengembangkan dan menyediakan program atau sistem yang beroperasi seiring dengan LINE (secara bersama-sama, selanjutnya disebut sebagai “Server Penyedia Konten”) dengan menggunakan Layanan.
(5)  "(Para) Pengguna" berarti pihak yang menggunakan LINE via Server Penyedia Konten yang disediakan oleh Pelanggan.
(6)  "Lingkungan Pengembangan" berarti situs web “Pengembang LINE” yang dioperasikan oleh Perusahaan yang menyediakan informasi yang diperlukan bagi Pelanggan untuk mengembangkan Server Penyedia Konten, dan sebagainya.


Pasal 3  Hubungan Kontraktual
1.  Ketentuan akan berlaku seiring dengan Ketentuan Penggunaan Akun Resmi LINE. Apabila terdapat perbedaan antara Ketentuan dan Ketentuan Penggunaan Akun Resmi LINE, maka Ketentuan akan didahulukan. 
2.  Perusahaan dapat mengubah Ketentuan dengan menyampaikan pengumuman atau pemberitahuan kepada Pelanggan mengenani perubahan tersebut, bila perlu. Apabila Pelanggan tetap menggunakan Layanan setelah perubahan, Pelanggan tersebut akan dianggap telah menyetujui perubahan Ketentuan tersebut.
3.  Pihak yang ingin menggunakan Layanan harus menyetujui Ketentuan Penggunaan Akun Resmi LINE dan Ketentuan dan mengajukan aplikasi untuk menggunakan Layanan melalui metode yang ditentukan oleh Perusahaan.
4.  Periode awal penggunaan Layanan akan dimulai pada hari pertama penggunaan Layanan hingga hari terakhir bulan berjalan. Kecuali Pelanggan mengajukan pembatalan Layanan melalui metode yang ditentukan oleh Perusahaan paling lambat pada saat berakhirnya periode penggunaan awal, maka periode penggunaan akan diperpanjang secara otomatis untuk satu bulan berikutnya, dan selanjutnya akan diperpanjang secara otomatis dengan cara yang sama.
5.  Tanpa mengesampingkan ayat di atas, apabila perjanjian penggunaan Layanan Akun Resmi LINE yang berkaitan dengan penggunaan Layanan telah diakhiri atau dimodifikasi sehinggan Layanan tidak dapat digunakan, maka ketentuan Layanan akan otomatis berakhir.


Pasal 4  Pengelolaan Layanan
1.  Pelanggan harus mengelola ID, dsb dan menggunakan Layanan secara bertanggung jawab selayaknya seorang manajer yang bijaksana.
2.  Pelanggan akan merujuk kepada atau mengunduh spesifikasi teknis dan dokumen, dan sebagainya dari API, dan sebagainya (selanjutnya disebut sebagai “Dokumen Perusahaan, dsb”) yang diperlukan untuk mengembangkan Server Penyedia Konten via Lingkungan Pengembangan atau melalui metode yang ditentukan oleh Perusahaan.
3.  Pelanggan dapat menunjuk suatu pihak yang akan mengelola pengembangan dan operasional Layanan (selanjutnya disebut sebagai “Administrator”) dengan memasukkan hal yang diperlukan ke dalam Lingkungan Pengembangan. Dengan demikian, Pelanggan bertanggung jawab atas semua tindakan yang dilakukan oleh Administrator yang berkaitan dengan Layanan, dan Perusahaan akan menganggap tindakan yang dilakukan oleh Administrator yang relevan sebagai tindakan yang dilakukan oleh Pelanggan dan membebankan tanggung jawab kepada Pelanggan berdasarkan kontrak individual.
4.  Tanpa memperoleh persetujuan tertulis sebelumnya, termasuk persetujuan melalui e-mail, dari Perusahaan, Pelanggan tidak boleh mengizinkan pihak ketiga mana pun selain Administrator untuk menggunakan ID, dsb. (termasuk akses ke Lingkungan Pengembangan dan operasi lainnya yang mana pun dari Layanan).
5.  Pelanggan harus memperlakukan semua informasi yang diperoleh melalui layar manajemen dan ID, dsb. (termasuk namun tidak terbatas pada, informasi pribadi, dan secara bersama-sama selanjutnya disebut sebagai “Informasi”) sebagai informasi rahasia dan harus menggunakan Informasi dalam ruang lingkup yang diperlukan untuk menggunakan Layanan.


Pasal 5  Persoalan terkait Server Penyedia Konten.
1.  Pelanggan akan mengembangkan Server Penyedia Konten dan membuatnya dapat diakses publik dengan biaya dan tanggung jawab mereka sendiri.
2.  Pelanggan harus, ketika diminta oleh Perusahaan, segera melaporkan proyek dan fungsi, dan sebagainya, yang berkaitan dengan pengembangan Server Penyedia Konten (selanjutnya disebut sebagai “Informasi Proyek”), secara tertulis termasuk melalui surat elektronik dan memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari Perusahaan, dan apabila Perusahaan menginstruksikan untuk membuat perubahan, dan sebagainya, Pelanggan harus mematuhi instruksi tersebut. Perusahaan akan memperlakukan Informasi Proyek sebagai informasi rahasia Pelanggan.
3.  Pelanggan harus mengembangkan Server Penyedia Konten sehingga tindakan dan pengoperasian Server Penyedia Konten pada LINE (tidak terbatas pada tindakan dan operasi yang dihasilkan secara otomatis, dan termasuk pesan-pesan, dsb yang dikirim langsung oleh Pelanggan kepada Pengguna dengan mengoperasikan Lingkungan Pengembangan) tidak akan bertentangan dengan aktivitas yang dilarang dan sebagainya sebagaimana diuraikan pada Syarat dan Ketentuan Penggunaan LINE. Tautan ke halaman web yang secara substansial tidak dikendalikan dan dikelola oleh Pelanggan tidak boleh dicantumkan pada pesan yang dikirim kepada Pelanggan dan Pengguna.
4.  Pelanggan harus menerapkan fungsi-fungsi pada layar Server Penyedia Konten yang dapat dikenali oleh Pengguna (termasuk notifikasi pesan, dan sebagainya) untuk menampilkan hal-hal di bawah ini, dan memperoleh persetujuan dari Pengguna bila perlu. Pelanggan juga harus mematuhi hal-hal yang ditampilkan kepada Pengguna sesuai dengan butir (2) hingga (4) Pasal 5.4 ini.
(1)  Menampilkan nama atau merek dagang (bila ada) Pelanggan sebagai penyedia Server Penyedia Konten.
(2)  Pelanggan bertanggung jawab untuk mengelola setiap informasi Pengguna-Pengguna yang dikumpulkan melalui Server Penyedia Konten (termasuk namun tidak terbatas pada informasi pribadi, dan selanjutnya disebut sebagai “Informasi Pengguna”) dan Pelanggan harus, ketika memperoleh persetujuan dari Pengguna, menggunakan informasi Pengguna tersebut dalam ruang lingkup yang diperlukan untuk menggunakan Layanan.
(3)  Apabila Pelanggan memiliki kontrak lebih dari satu akun resmi LINE pada LINE, Pelanggan harus mengelola Informasi Pengguna dari masing-masing akun resmi LINE secara terpisah, dan tidak akan menggunakan Informasi Pengguna apa pun yang diperoleh melalui akun resmi LINE tertentu pada akun resmi LINE lainnya yang mana Pelanggan belum memperoleh Informasi Pengguna tertentu, kecuali hal tersebut diizinkan oleh Perusahaan.
(4)  Informasi Pengguna harus diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi yang ditetapkan oleh Pelanggan, dan menerapkan fungsi-fungsi yang memungkinkan Pengguna dapat mengakses kebijakan privasi Pelanggan kapan saja.
5.  Terkait dengan pengembangan dan pengoperasian Server Penyedia Konten, Pelanggan harus menyatakan dan menjamin hal-hal di bawah ini.
(1)  Pengembangan dan pengoperasian Server Penyedia Konten memenuhi spesifikasi dan pedoman Server Penyedia Konten yang diuraikan di dalam Dokumen Perusahaan, dsb (termasuk setiap dokumen atau pemberitahuan yang dikeluarkan kepada Pelanggan untuk tujuan-tujuan serupa terlepas dari nama-nama mereka, dan selanjutnya disebut sebagai “Pedoman, dsb”) dan tidak masuk ke dalam aktivitas yang dilarang sebagaimana diuraikan di dalam Pedoman, dsb.
(2)  Tidak melanggar hak pihak ketiga (termasuk, namun tidak terbatas pada, hak cipta, hak moral, hak paten, hak merek dagang, hak desain, hak model utilitas, rahasia dagang, hak kehormatan, hak potret, hak privasi, dan hak publisitas)
(3)  Tidak mengandung konten yang bertentangan dengan ketertiban umum dan moral (termasuk, namun tidak terbatas pada, konten kekerasan yang berlebihan, dan/ atau yang menunjukkan gambar-gambar dan/ atau ekspresi seksual secara eksplisit, dan/ atau konten antisosial lainnya) dan tidak melanggar hukum dan peraturan apa pun.
(4)  Sistem yang dikembangkan, dioperasikan dan dikelola oleh Pelanggan mematuhi ketentuan yang ditetapkan di dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku yang berkaitan dengan sistem elektronik sebagaimana diatur oleh badan regulator yang relevan, antara lain, Kementerian Perekonomian, Kementerian Perdagangan dan Industri dan/ atau Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Pelanggan telah membuat sistem pengelolaan yang setara untuk sistem elektronik yang relevan.
(5)  Informasi yang dikumpulkan oleh Server Penyedia Konten terbatas hanya pada informasi yang dianggap diperlukan untuk pengoperasian Server Penyedia Konten oleh Perusahaan, dan Server Penyedia Konten tidak akan memperoleh kata sandi atau nomor PIN, informasi kartu kredit dan informasi sangat rahasia lainnya, atau dengan sengaja memperoleh informasi apa pun terkait dengan privasi Pengguna.
(6)  Informasi tidak akan disediakan atau diungkapkan secara terbuka kepada pihak ketiga apa pun selain Administrator dan akan diatur secara terpisah berkenaan dengan masing-masing akun resmi LINE.
6.  Apabila Perusahaan menetapkan bahwa tindakan Server Penyedia Konten melanggar ketentuan penggunaan atau Pedoman, dsb atau ada kemungkinan adanya tindakan yang tidak pantas, Perusahaan dapat menginstruksikan Pelanggan untuk memperbaiki pelanggaran atau tindakan tidak pantas tersebut, atau mewajibkan dilakukannya pemeriksaan atas Server Penyedia Konten, bahkan setelah dimulainya operasi Server Penyedia Konten. Pelanggan harus menerima dan bekerja sama sebagaimana diperlukan dalam pemeriksaan tersebut dan harus segera mematuhi instruksi perbaikan tersebut.
7.  Apabila Pelanggan menerima keluhan, dan sebagainya dari pihak ketiga termasuk Pengguna, atau adanya insiden keamanan atau kecelakaan seperti kebocoran informasi pribadi, dsb yang timbul dari Server Penyedia Konten yang dipublikasikan oleh Pelanggan maka Pelanggan harus segera menyampaikan pemberitahuan tertulis (termasuk melalui surat elektronik) tentang masalah tersebut kepada Perusahaan. Apabila diminta secara terpisah oleh Perusahaan, Pelanggan berkewajiban untuk menyediakan laporan yang merinci secara wajar tentang klaim atau peristiwa tersebut kepada Perusahaan.
8.  Apabila ada sengketa yang disebabkan oleh Server Penyedia Konten yang dikembangkan oleh Pelanggan yang timbul antara Pelanggan dan pihak ketiga termasuk Pengguna, maka sengketa tersebut harus diproses dan diselesaikan oleh Pelanggan dengan tanggung jawab dan biayanya sendiri. Perusahaan tidak akan dilibatkan dalam sengketa tersebut dengan cara yang bagaimanapun juga, termasuk mediasi.
9.  Pelanggan harus mematuhi Kebijakan Data Pengguna LINE untuk persoalan yang tidak diatur di dalam Ketentuan berkenaan dengan perlakuan Informasi Pengguna. Apabila Ketentuan bertentangan dengan Kebijakan Data Pengguna LINE, yang diutamakan adalah Ketentuan.


Pasal 6  Kepemilikan dan Penggunaan Hak
1.  Hak kekayaan intelektual, termasuk hak cipta atas Dokumen Perusahaan, dsb akan menjadi milik Perusahaan, dan Pelanggan tidak boleh mencetak ulang, mentransfer, menyalin, mengungkapkan, mentransmisikan, mendistribusikan, mengalihkan, meminjamkan, menerjemahkan atau mengadaptasi Dokumen Perusahaan, dsb tanpa terlebih dahulu memperoleh persetujuan Perusahaan.
2.  Hak atas informasi yang ada di LINE terkait dengan Pengguna yang diperoleh oleh Pelanggan melalui penggunaan Layanan termasuk lingkungan pengembangan (termasuk, namun tidak terbatas pada, nama Pengguna, nama pendek, LINE ID, gambar untuk ikon, pesan status, gambar dan pengenal Pengguna, dan sebagainya), akan menjadi milik Perusahaan dan Pelanggan hanya dapat menggunakan informasi tersebut dalam ruang lingkup tujuan Layanan.
3.  Hak atas informasi yang diperoleh oleh Pelanggan melalui Server Penyedia Konten (pesan-pesan dan informasi tambahan lainnya yang dikirim dan diterima antara Pengguna dan Server Penyedia Konten via Line, namun tidak termasuk informasi yang tercantum pada dua ayat di atas yang mana hak atasnya diperoleh oleh Perusahaan, selanjutnya disebut sebagai “Informasi yang Dikomunikasikan Melalui Server Penyedia Konten”) akan menjadi milik Pelanggan dan Perusahaan tidak berkewajiban untuk melindungi Informasi yang Dikomunikasikan Melalui Server Penyedia Konten.
4.  Apabila Pelanggan membuat penemuan, perangkat atau ciptaan terkait dengan pengembangan atau pengoperasian Server Penyedia Konten (selanjutnya disebut sebagai “Penemuan, dsb”), Pelanggan harus menyampaikan pemberitahuan tertulis mengenai hal tersebut kepada Perusahaan dan para pihak secara terpisah akan membahasnya dan memutuskan kepemilikan hak atas Penemuan, dsb tersebut (termasuk hak paten, hak model utilitas, hak desain dan hak cipta, dan sebagainya). Apabila mengajukan permohonan untuk paten, dan sebagainya terkait dengan Penemuan, dsb (yang berarti mengajukan paten, model utilitas dan desain, dan sebagainya termasuk permohonan luar negeri), Pelanggan harus terlebih dahulu membahasnya dengan Perusahaan untuk menentukan pemohon yang akan mengajukan permohonan paten.
5.  Bahkan apabila hak Penemuan, dsb diputuskan akan menjadi milik Pelanggan, Pelanggan harus, ketika diminta oleh Perusahaan, memberikan hak abadi untuk mengeksploitasi atau menggunakan Penemuan, dsb (termasuk pengembangan dan penggunaan perangkat lunak mereka sendiri, dan sebagainya oleh Pemegang Lisensi (sebagaimana didefinisikan di bawah) atau mengizinkan pihak ketiga lainnya untuk menggunakan perangkat lunak, dan sebagainya tersebut), tanpa batasan geografis atau waktu serta bebas biaya untuk Perusahaan atau pihak ketiga lainnya yang ditunjuk oleh Perusahaan (selanjutnya disebut sebagai “Pemegang Lisensi”), dan Pelanggan tidak dapat menegakkan hak moral sebagai penemu atas Penemuan, dsb.
6.  Apabila pengembangan dan pengoperasian manajemen Layanan akan dilakukan oleh Administrator, Pelanggan harus menetapkan ketentuan yang diperlukan di dalam kontrak antara Pelanggan dan Administrator untuk menghindari gangguan terhadap operasional, sesuai dengan dua ayat di atas.
7.  Pelanggan harus terlebih dahulu memberikan persetujuannya untuk menyimpan Informasi yang Dikomunikasikan Melalui Server Penyedia Konten pada perangkat Pengguna-Pengguna, dan penggunaan secara terus-menerus oleh Pengguna-Pengguna


Pasal 7  Penangguhan dan Penghentian Layanan
1.  Perusahaan tidak memberikan jaminan tersirat atau tersurat apa pun bahwa Layanan adalah tanpa kecacatan nyata atau legal (termasuk namun tidak terbatas pada kerentanan keamanan, keandalan, akurasi, kelengkapan, keabsahan, kesesuaian untuk tujuan tertentu, kepatuhan hukum untuk tujuan tertentu, cacat terkait dengan keamanan, dan sebagainya, kesalahan dan bugs atau pelanggaran hak).
2.  Perusahaan dapat menangguhkan atau menghentikan seluruh atau sebagian dari Layanan apabila terjadi hal-hal yang disebutkan di bawah ini. Dalam hal demikian, Perusahaan akan sesegera mungkin memberitahukan kepada Pelanggan fakta tentang penangguhan atau penghentian Layanan dan perkiraan jangka waktu, dsb dari penangguhan atau penghentian tersebut, melalui e-mail atau pengumuman pada lingkungan pengembangan, dan sebagainya. Perusahaan harus menggunakan upaya yang wajar untuk meminimalisir dampak dari penangguhan atau penghentian Layanan terhadap Pelanggan atau Pengguna-Pengguna.
(1)  Inspeksi, pemeliharaan atau konstruksi, dan sebagainya dari peralatan yang digunakan untuk Layanan.
(2)  Terjadinya kegagalan peralatan yang digunakan untuk Layanan.
(3)  Apabila tidak dapat menggunakan layanan telekomunikasi karena alasan yang disebabkan oleh layanan yang disediakan oleh operator telekomunikasi.
3.  Apabila Perusahaan menentukan bahwa Server Penyedia Konten yang disediakan kepada publik oleh Pelanggan, masuk ke dalam butir-butir di bawah ini, maka Perusahaan dapat menangguhkan atau menghentikan penyediaan Layanan setelah terlebih dahulu menyampaikan pemberitahuan tertulis, termasuk pemberitahuan melalui surat elektronik, kepada Pelanggan. Terlepas dari ketentuan yang disebutkan sebelumnya, Perusahaan dapat langsung menangguhkan atau menghentikan penyediaan Layanan dalam keadaan darurat, dan segera menyampaikan pemberitahuan tertulis, termasuk pemberitahuan melalui surat elektronik.
(1)  Apabila Server Penyedia Konten masuk ke dalam hal-hal yang dilarang berdasarkan Syarat dan Ketentuan Penggunaan LINE, Ketentuan Penggunaan Akun Resmi LINE, Ketentuan atau hal-hal terlarang lainnya yang ditentukan oleh Perusahaan.
(2)  Apabila Informasi Pengguna dikumpulkan secara tidak sah oleh Server Penyedia Konten.
(3)  Apabila Server Penyedia Konten tidak mematuhi Pedoman, dsb.
(4)  Apabila Perusahaan dengan cara lain menentukan bahwa Server Penyedia Konten adalah tidak pantas.
4.  Apabila Pengguna tidak dapat mengirim atau menerima pesan atau korespondensi lainnya ke dalam Server Penyedia Konten dikarenakan kemacetan atau gangguan komunikasi antara LINE dan Server Penyedia Konten yang disebabkan Server Penyedia Konten atau peralatan komunikasi Pelanggan yang bekerja sama dengan berkolaborasi dengan Server Penyedia Konten, maka Perusahaan dapat, atas kebijakannya, menghapus seluruh atau sebagian dari korespondensi yang relevan, dan dapat menangguhkan atau menghentikan penyediaan Layanan tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada Pelanggan.
5.  Pelanggan mengakui dan terlebih dahulu memberikan persetujuannya bahwa penangguhan atau penghentian penyediaan Layanan kepada Pelanggan dapat berdampak pada komunikasi antara LINE dan Server Penyedia Layanan, dan bahwa Server Penyedia Layanan mungkin tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya dikarenakan penangguhan atau penghentian tersebut.
6.  Perusahaan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang diderita Pelanggan atau Pengguna-Pengguna yang disebabkan penangguhan atau penghentian penyediaan Layanan, termasuk layanan LINE, terlepas dari apa pun alasan penangguhan atau penghentian tersebut.


Pasal 8  Konfirmasi Kepatuhan
Pelanggan menyatakan dan menjamin bahwa Pelanggan telah terlebih dahulu menanyakan kepada lembaga pemerintah yang secara wajar dianggap, atau pada faktanya memang mengatur layanan-layanan tertentu, dan telah mengkonfirmasi bahwa penyediaan layanan yang relevan melalui Layanan ini kepada Pengguna-Pengguna tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang mana pun. Terlepas dari ketentuan yang disebutkan sebelumnya, Pelanggan tidak berkewajiban untuk mengajukan pertanyaan atau konfirmasi tersebut hingga sejauh bahwa tidak ada hukum yang mengatur layanan-layanan tersebut. Setelah Layanan dimulai, Pelanggan harus senantiasa memastikan kepatuhan atas penggunaan Layanan ini dalam menyediakan layanan-layanan tertentu kepada Pengguna-Pengguna. Apabila Pelanggan melanggar kewajibannya berdasarkan Pasal ini atau bahwa penyediaan layanan-layanan tertentu melalui Layanan dianggap ilegal, maka Perusahaan dapat segera menangguhkan atau menghentikan penyediaan Layanan, dan tidak akan bertanggung jawab atas setiap kerugian yang diderita oleh Pelanggan yang disebabkan karena penangguhan atau penghentian tersebut. selain itu, apabila penyediaan layanan-layanan tertentu melalui Layanan ini dianggap ilegal, maka Pelanggan harus segera mengganti rugi Perusahaan atas setiap dan seluruh kerugian yang diderita oleh Perusahaan, dan juga sejumlah ganti rugi yang memadai agar Perusahaan dapat membayar kewajbannya kepada pihak ketiga (termasuk namun tidak terbatas pada biaya pengacara).


Pasal 9  Penghentian Penyediaan Layanan
1.  Perusahaan dapat menangguhkan, menghentikan atau mengakhiri penyediaan Layanan kepada Pelanggan melalui pemberitahuan tertulis sebelumnya kepada Pelanggan, termasuk pemberitahuan melalui surat elektronik apabila terjadi salah satu dari peristiwa di bawah ini yang berkaitan dengan Pelanggan dan Pelanggan gagal untuk melakukan perbaikan yang diminta dalam jangka waktu wajar yang ditentukan oleh Perusahaan.
(1)  Terjadinya peristiwa yang diuraikan dalam Pasal 7.2 atau 7.3
(2)  Apabila Pelanggan melanggar ketentuan yang mana pun dari Ketentuan.
2.  Terlepas dari ketentuan Pasal 9.1, apabila salah satu dari peristiwa di bawah ini disebabkan karena Pelanggan, maka Perusahaan dapat menangguhkan, menghentikan atau mengakhiri penyediaan Layanan kepada Pelanggan setelah tiga puluh hari sejak hari ketika Pelanggan menerima pemberitahuan tertulis, termasuk pemberitahuan melalui e-mail, hanya hingga sejauh bahwa Pelanggan tidak mengajukan keberatan dalam jangka waktu tiga puluh hari sejak pemberitahuan tersebut.
(1)  Server Penyedia Konten yang dikembangkan dan dirilis oleh Pelanggan tidak mengakses LINE selama enam bulan atau lebih lama.
(2)  Pelanggan tidak masuk ke layar pengembangan selama enam bulan atau lebih.
Pasal 10  Tindakan setelah Pengakhiran
Ketika Pelanggan mengakhiri penggunaan Layanan atau penyediaan Layanan kepada Pelanggan dihentikan, Pelanggan harus segera menghancurkan informasi yang mana Perusahaan berhak atas informasi tersebut sebagaimana ditentukan dalam Pasal 6.2, informasi yang mana Pelanggan berhak atas informasi tersebut sebagaimana ditentukan dalam Pasal 6.3 dan Dokumen Perusahaan, dsb. Rincian prosedur untuk menghancurkan informasi sebagaimana diuraikan dalam Pasal 6.2 dan 6.3 tunduk kepada Kebijakan Data Pengguna LINE.

Dibuat pada: 18 Maret 2019