Ketentuan Penggunaan Akun Resmi LINE

Pasal 1  Penerapan Ketentuan Jasa
1. Tujuan dari Ketentuan Penggunaan Akun Resmi LINE ini (selanjutnya disebut sebagai “Ketentuan”) adalah untuk mengatur syarat dan ketentuan penggunaan semua layanan yang berkaitan dengan Akun Resmi LINE (selanjutnya disebut sebagai “Akun Resmi LINE”) yang disediakan oleh LINE Corporation dan LINE Plus Corporation dan afiliasinya sebagai distributor (selanjutnya disebut sebagai “Plus”) (secara bersama-sama, selanjutnya disebut sebagai “Perusahaan”).
2. Syarat dan Ketentuan Penggunaan LINE (http://terms.line.me/line_terms), Pedoman Akun Resmi LINE (https://terms2.line.me/official_account_guideline_id), dan perjanjian individual (selanjutnya disebut sebagai “Perjanjian(-Perjanjian) Individual”) untuk masing-masing layanan tambahan (selanjutnya disebut sebagai “Layanan(-Layanan) Tambahan”) terkait dengan Akun Resmi LINE diatur oleh Perusahaan dan Ketentuan juga akan berlaku terhadap Akun Resmi LINE.
3. Apabila terdapat perbedaan atau pertentangan antara ketentuan dari Ketentuan, Syarat dan Ketentuan Penggunaan LINE, Pedoman Akun Resmi LINE, dan/ atau Perjanjian-Perjanjian Individual, maka akan diberlakukan urutan prioritas sebagai berikut: Perjanjian-Perjanjian Individual, Pedoman Akun Resmi LINE, Ketentuan dan Syarat dan Ketentuan Penggunaan LINE.
4. Pelanggan harus menggunakan Akun Resmi LINE sesuai dengan Ketentuan, Syarat dan Ketentuan Penggunaan LINE, dan Pedoman Akun Resmi LINE. Lebih lanjut, pelanggan akan bertanggung jawab untuk mematuhi semua hukum dan peraturan yang berlaku ketika menggunakan Akun Resmi LINE. 


Pasal 2  Permohonan Penggunaan, Otentikasi, Penolakan Otentikasi dan Pembatalan
1. Terlepas dari apakah pelanggan merupakan individu atau perusahaan, pelanggan akan disediakan akun (selanjutnya disebut sebagai Akun(-Akun) untuk menggunakan Akun Resmi LINE dengan mengajukan aplikasi untuk menggunakan Akun Resmi LINE melalui metode yang ditentukan oleh Perusahaan
2. Ketika pelanggan telah mengajukan permohonan menggunakan Akun Resmi LINE melalui metode yang ditentukan oleh Perusahaan dan telah memperoleh persetujuan dari Perusahaan, Akun dari pelanggan tersebut dapat diotentikasi oleh Perusahaan. (Akun(-akun) yang diotentikasi oleh Perusahaan selanjutnya disebut sebagai “Akun(-Akun) Terverivikasi”).
3. Dalam beberapa hal, Perusahaan dapat mempertimbangkan bahwa suatu Akun telah memenuhi standar tertentu yang diatur oleh Perusahaan sebagai Akun Premium (selanjutnya disebut sebagai “Akun(-Akun) Premium”). Selain itu, Perusahaan tidak berkewajiban untuk mengungkapkan standar yang memungkinkan suatu Akun untuk menjadi Akun Premium.
4. Apabila Perusahaan menganggap bahwa salah satu hal di bawah ini berlaku terhadap pelanggan, Perusahaan dapat menolak permohonan Akun Terverifikasi dari pelanggan tersebut, atau membatalkan otentikasi dari Akun Terverifikasi atau Akun Premium dari pelanggan tersebut.
(1) Apabila pelanggan memberikan informasi palsu kepada Perusahaan.
(2) Apabila tidak memenuhi standar pemeriksaan (dengan ketentuan bahwa Perusahaan tidak diwajibkan untuk mengungkapkan standar tersebut) yang ditentukan oleh Perusahaan.
(3) Selain itu, apabila Perusahaan menganggap bahwa pelanggan bersangkutan tidak pantas menggunakan Akun Resmi LINE.
5. Perusahaan dapat menyediakan Layanan(-Layanan) Tambahan kepada pelanggan untuk Akun Resmi LINE dalam hal-hal yang tidak memerlukan pembayaran atau untuk hal yang memerlukan pembayaran. Pelanggan dapat menggunakan Layanan Tambahan dengan menyetujui Perjanjian Individual terkait dengan Layanan Tambahan yang diatur oleh Perusahaan dan mengajukan permohonan menggunakan Layanan Tambahan melalui metode yang ditentukan oleh Perusahaan.


Pasal 3  Perubahan Ketentuan
Perusahaan dapat mengubah Ketentuan dan sifat layanan, dan sebagainya yang disediakan oleh Akun Resmi LINE, dengan menyampaikan pengumuman atau pemberitahuan kepada pelanggan mengenai perubahan tersebut, bila perlu dan atas dasar kebijaksanaan Perusahaan semata atau sesuai dengan hukum yang berlaku. Apabila pelanggan tetap menggunakan Akun Resmi LINE setelah perubahan, pelanggan tersebut akan dianggap telah menyetujui perubahan Ketentuan dan sifat layanan, dan sebagainya tersebut.


Pasal 4  Periode Penggunaan
Akun Resmi LINE terdiri dari Akun Resmi LINE gratis dan Akun Resmi LINE berbayar.
(1)  Periode penggunaan untuk Akun Resmi LINE gratis adalah sejak tanggal pelanggan mengajukan permohonan menggunakan akun tersebut hingga selesainya penghapusan Akun tersebut.
(2)  Periode penggunaan untuk Akun Resmi LINE berbayar adalah sejak tanggal permohonan penggunaan telah diisi lengkap hingga akhir bulan di mana permohonan telah diisi lengkap. Kecuali pelanggan meminta Perusahaan untuk menghentikan penggunaan Akun Resmi LINE berbayar melalui metode yang ditentukan oleh Perusahaan paling lambat ketika berakhirnya periode penggunaan, maka periode penggunaan akan diperpanjang secara otomatis untuk satu bulan berikutnya, dan selanjutnya akan diperpanjang secara otomatis dengan cara yang sama.


Pasal 5  Biaya Penggunaan
1. Perusahaan akan menentukan sifat, biaya penggunaan dan tanggal jatuh tempo untuk skema berbayar, dan sebagainya, dan akan menyampaikan pengumuman atau pemberitahuan kepada pelanggan mengenai perubahan tersebut. Mohon pastikan hal tersebut ketika mengajukan permohonan skema berbayar.
2. Perusahaan dapat mengubah atau menambah skema berbayar dengan menyampaikan pengumuman atau pemberitahuan kepada pelanggan mengenai perubahan tersebut.
3. Apabila pelanggan ingin mengganti skema gratis menjadi skema berbayar, maka pelanggan tersebut harus mengajukan permohonan perubahan melalui metode yang ditentukan oleh Perusahaan, dan dengan demikian pelanggan tersebut dapat mengganti skema pada hari ketika Perusahaan menerima permohonan tersebut. Selain itu, apabila pelanggan ingin mengganti skema berbayar yang satu menjadi skema berbayar yang lain atau menjadi skema gratis, maka pelanggan tersebut dapat mengganti skema pada bulan berikutnya setelah tanggal di mana Perusahaan menerima permohonan tersebut.
4. Apabila pelanggan membeli Akun Resmi LINE berbayar, biaya penggunaan untuk Akun Resmi LINE berbayar untuk bulan pembelian tersebut dapat dilihat di situs web: https://www.linebiz.com/system/files/id/download/%5BID%5D%20Price%20Table_April%202019.pdf 
5. Meskipun pelanggan membatalkan skema berbayar Akun Resmi LINE dalam bulan berjalan, pelanggan tersebut harus tetap membayar penuh biaya penggunaan bulanan yang berlaku pada bulan tersebut, dan biaya tersebut tidak akan dihitung secara harian. Selain itu, bahkan ketika Akun Resmi LINE telah dibatalkan, Perusahaan tidak akan mengembalikan biaya penggunaan yang telah dibayarkan sebelumnya oleh Pelanggan.
6. Ketika membayar biaya penggunaan kepada Perusahaan, apabila ada pajak konsumsi yang akan dikenakan atas pembayaran tersebut berdasarkan ketentuan Pajak Pertambahan Nilai dan potongan Pajak Penghasilan (bila ada), dan hukum dan/ atau peraturan perpajakan yang berlaku di Indonesia, pelanggan harus membayar biaya penggunaan serta jumlah yang setara dengan pajak yang berlaku.
7. Apabila ada pecahan kurang dari IDR 1  yang terkumpul saat penghitungan pajak yang dimasukkan ke dalam biaya penggunaan atau penghitungan lainnya, Perusahaan harus membulatkannya. Untuk menghitung pajak yang dimasukkan ke biaya penggunaan, Perusahaan harus membulatkan biaya penggunaan yang mencakup pajak yang berlaku ke angka bulat terdekat.
8. Apabila pelanggan menunda pembayaran biaya penggunaan Akun Resmi LINE, maka kontrak yang mengatur Ketentuan antara Perusahaan dan pelanggan tersebut akan secara otomatis berakhir. Meskipun pelanggan menderita kerugian karena pengakhiran tersebut, Perusahaan tidak akan bertanggung jawab atas kerugian tersebut kepada pelanggan tersebut. Selain itu, pelanggan harus membayar biaya wanprestasi dengan tarif 14,6% (dihitung secara harian) per tahun terkait dengan biaya yang belum dibayar selama berjalannya periode keterlambatan yang relevan.


Pasal 6  Akun
1. Pelanggan harus menjaga kata sandi Akun secara ketat dan bertanggung jawab penuh sehingga kata sandi tersebut tidak digunakan secara tidak sah. Perusahaan akan menganggap bahwa setiap dan semua tindakan yang dilakukan dengan menggunakan kata sandi terdaftar sebagai tindakan yang dilakukan oleh pelanggan.
2. Perusahaan akan dibebaskan dari tanggung jawab atas kerusakan atau kerugian yang diderita pelanggan yang timbul dari tindakan yang dilakukan melalui Akun untuk alasan apa pun juga. 
3. Apabila pelanggan menginginkannya, dan dalam beberapa hal, Perusahaan dapat memberikan bantuan kepada pelanggan dalam hal pengoperasian Akun sebatas dalam ruang lingkup yang wajar. Dalam hal demikian, Perusahaan dapat mengakses dan mengoperasikan Akun sebatas ruang lingkup yang diperlukan untuk membantu. Selain itu, Perusahaan tidak akan bertanggung jawab atas kerugian yang diderita pelanggan atau pengguna LINE (selanjutnya disebut sebagai “Pengguna(-Pengguna)” yang timbul dari pengoperasian yang disebutkan di atas.
4. Pelanggan dapat memberikan kewenangan yang diperlukan untuk pengoperasian Akun kepada pihak ketiga dan dapat mempercayakan pengoperasian akun kepada pihak ketiga tersebut. Selain itu, Perusahaan tidak akan bertanggung jawab atas kerugian yang diderita pelanggan atau Pengguna yang disebabkan pengoperasian Akun pelanggan oleh pihak ketiga tersebut.
5. Perusahaan dapat menetapkan negara dan regional afiliasi ke Akun dan dapat mengubah negara dan regional afiliasi berdasarkan standar Perusahaan (dengan ketentuan bahwa Perusahaan tidak berkewajiban untuk mengungkapkan standar tersebut). Pelanggan tidak dapat mengubah negara dan regional afiliasi terkait dengan Akun. Ketentuan dan skema biaya akan diberlakukan terhadap pelanggan berdasarkan pada negara dan regional afiliasi terkait dengan Akun. Dalam beberapa hal, sifat dari Ketentuan dan skema biaya dapat berbeda-beda tergantung pada negara dan regional afiliasi.
6. Pelanggan korporasi dapat mengajukan permohonan untuk menggunakan Akun untuk perusahaan yang berafiliasi dengan pelanggan perusahaan tersebut (berarti anak perusahaan dari, perusahaan induk dari, atau perusahaan yang berafiliasi dengan pelanggan, dan selanjutnya disebut sebagai “Perusahaan Berafiliasi dengan Pelanggan Korporasi”) dan memungkinkan mereka untuk menggunakan akun yang sama. Dalam hal demikian, pelanggan bertanggung jawab untuk memastikan bahwa Perusahaan Berafiliasi dengan Pelanggan Korporasi tersebut mematuhi ketentuan dari Ketentuan dan juga bertanggung jawab untuk memastikan Perusahaan Berafiliasi dengan Pelanggan Korporasi memenuhi kewajibannya berdasarkan Ketentuan. Perusahaan akan menganggap bahwa tindakan-tindakan yang dilakukan oleh Perusahaan Berafiliasi dengan Pelanggan Korporasi adalah dilakukan oleh pelanggan yang relevan.
7. Apabila perjanjian terkait dengan penggunaan Akun Resmi LINE telah dibatalkan atau selesai, atau ketentuan Akun Resmi LINE telah telah selesai, Perusahaan dapat menghapus informasi yang berkaitan dengan Akun yang relevan dan konten yang didistribusikan via Akun (berarti informasi atau konten dalam format yang dapat dikirim kepada atau diakses oleh Pengguna melalui Akun Resmi LINE, termasuk namun tidak terbatas pada, ikon Akun, informasi profil, teks, gambar dan video yang dikirim oleh pelanggan, selanjutnya secara bersama-sama disebut sebagai “Konten”) atas kebijakan Perusahaan dan pelanggan harus memberikan persetujuannya.


Pasal 7  Konten
1. Pelanggan menyatakan dan menjamin kepada Perusahaan hal-hal berikut ini:
(1) Konten tidak melanggar hak-hak pihak ketiga (termasuk namun tidak terbatas pada hak cipta, hak moral, hak paten, hak merek dagang, hak desain, hak model utilitas, rahasia dagang, hak kehormatan, hak potret, hak privasi, dan hak publisitas).
(2) Konten tidak mengandung informasi yang mungkin bertentangan dengan kebijakan umum (termasuk, namun tidak terbatas pada, konten kekerasan yang berlebihan atau yang menunjukkan hal-hal seksual secara eksplisit) dan tidak melanggar hukum, peraturan atau Ketentuan.
(3) Apabila ada URL yang ditautkan di dalam Konten, tautan tersebut terbatas pada suatu tautan yang memungkinkan Pengguna LINE untuk mengetahui bahwa Pelanggan akan dapat mengumpulkan informasi mengenai akses para pengguna LINE terhadap tautan atau Pelanggan harus mengambil tindakan-tindakan yang diperlukan untuk menyebabkan Pengguna mengetahui hal tersebut. 
2. Apabila Konten berisikan informasi mengenai pihak ketiga, Konten tersebut harus menyertakan pernyataan untuk memastikan bahwa Pengguna tidak akan salah paham bahwa informasi tersebut merupakan informasi yang disediakan pihak ketiga (termasuk namun tidak terbatas pada indikasi yang tegas mengenai sumber informasi dan indikasi yang tegas bahwa informasi tersebut tidak disediakan oleh pihak ketiga). 
3. Pelanggan setuju bahwa Perusahaan dapat mengkonfirmasi sifat Konten untuk tujuan pengoperasian yang layak dari Akun Resmi LINE. Apabila Perusahaan memutuskan bahwa Konten berisikan informasi yang tidak layak, Perusahaan berhak untuk tidak mendistribusikannya atau berhak untuk menghapus Konten tersebut.
4. Apabila pengadilan, lembaga kepolisian, atau badan pemerintah lainnya meminta Perusahaan untuk mengungkapkan atau memberikan salinan Konten, dan apabila Perusahaan menganggap bahwa permintaan tersebut adalah wajar maka Perusahaan dapat mengungkapkan atau memberikan salinan Konten tanpa memerlukan persetujuan pelanggan.
5. Hak kekayaan intelektual, termasuk hak cipta atas Konten, akan menjadi milik pelanggan, namun dengan ketentuan bahwa Perusahaan tidak berkewajiban untuk melindungi hak kekayaan intelektual milik pelanggan tersebut. 
6. Perusahaan dapat menggunakan Konten dan informasi terkait dengan Akun Resmi LINE termasuk namun tidak terbatas pada informasi penggunaan Akun Resmi LINE (termasuk informasi yang didaftarkan oleh Pelanggan ketika mulai menggunakan Akun LINE dan terbatas pada informasi yang tidak bertentangan dengan peraturan perlindungan privasi komunikasi) untuk mencegah penggunaan yang tidak sah dari, penyediaan, pengembangan dan peningkatan dari, dan distribusi periklanan dan promosi dari layanan-layanan Perusahaan. Pelanggan harus terlebih dahulu menyetujui hal tersebut (termasuk tidak melaksanakan hak moral terhadap Perusahaan). Perusahaan dapat berbagi informasi yang disebutkan di atas kepada pihak ketiga yang menyediakan layanan-layanan terkait dengan layanan-layanan Perusahaan dan subkontraktor Perusahaan hingga sejauh yang diperlukan untuk tujuan yang disebutkan di atas.
7. Perusahaan dapat menyimpan Konten di server Perusahaan. Selain itu, Perusahaan tidak berkewajiban untuk menyimpan Konten. Apabila pelanggan menganggap perlu untuk menyimpan Konten, maka pelanggan tersebut harus menyimpannya dengan biaya dan tanggung jawabnya sendiri.


Pasal 8  Pemrosesan Informasi Pengguna
1. Setiap dan semua informasi yang diperoleh dari Pengguna melalui penggunaan Akun Resmi LINE (termasuk namun tidak terbatas pada, nama Pengguna, LINE ID, gambar untuk ikon, pesan status dan gambar, selanjutnya disebut sebagai “Informasi Pengguna”) akan menjadi milik Perusahaan, namun dengan ketentuan bahwa hal yang sama tidak akan berlaku terhadap Informasi Pengguna yang diperoleh secara langsung oleh pelanggan dari Pengguna melalui penggunaan Akun Resmi LINE atau Informasi Pengguna yang dikumpulkan oleh pelanggan lewat tautan di luar Akun Resmi LINE yang ditujukan pada Akun Resmi LINE.
2. Pelanggan hanya dapat mengumpulkan dan menggunakan Informasi Pengguna sebatas pada ruang lingkup yang diperlukan untuk mengoperasikan Akun pelanggan, dan pelanggan tidak boleh mengungkapkan, memberikan atau membocorkan informasi pengguna kepada pihak ketiga apa pun, dan tidak akan menggunakan kembali informasi pengguna untuk tujuan-tujuan selain pengoperasian Akun tanpa persetujuan tertulis sebelumnya (termasuk persetujuan yang diberikan melalui surat elektronik) dari Perusahaan.
3. Apabila perjanjian yang berkaitan dengan penggunan Akun Resmi LINE telah dibatalkan atau selesai, atau ketentuan dari Akun Resmi LINE telah selesai, pelanggan harus segera menghapus Informasi Pengguna.


Pasal 9  Kewajiban Melaporkan 
Apabila pelanggan mengubah nama dagang, sebutan mereka dan penanggung jawab pelanggan, alamat surat elektronik, alamat domisili, atau informasi kontak lainnya yang didaftarkan pada Akun Resmi LINE maka pelanggan tersebut harus segera melaporkan perubahan tersebut melalui metode yang ditentukan oleh Perusahaan. Apabila informasi yang disebutkan di atas telah dilaporkan, Perusahaan dapat meminta bahwa pelanggan memberikan data yang membuktikan perubahan informasi tersebut dan pelanggan harus melaksanakan permintaan tersebut.


Pasal 10  Tanggung Jawab Pelanggan
1. Apabila ada pihak ketiga yang mengajukan keluhan atau klaim, atau mengajukan gugatan hukum, dan sebagainya terhadap Perusahaan karena penggunaan Akun Resmi LINE oleh pelanggan, maka pelanggan tersebutlah yang akan merespon dengan pertanggungjawaban dan biayanya sendiri dan tidak akan menyebabkan kesulitan apa pun terhadap Perusahaan terkait dengan persoalan tersebut. Setiap pertanggungjawaban hukum yang timbul karena penggunaan Akun Resmi LINE oleh pelanggan akan ditanggung oleh pelanggan, dan administrator dan personil operasional dari Akun Resmi LINE tersebut akan bertanggung jawab renteng atas persoalan tersebut.
2. Apabila pelanggan melanggar hak dari atau menyebabkan kerugian terhadap pihak ketiga mana pun karena melanggar hukum yang berlaku atau melanggar Ketentuan, selain dari Pasal 10.1 di atas, Perusahaan dapat (1) membatasi atau melarang administrator atau personil operasional dari Akun Resmi LINE dalam mengoperasikan Akun Resmi LINE yang sudah ada dan (2) menolak permohonan selanjutnya dari administrator atau personil operasional tersebut untuk mengoperasikan Akun Resmi LINE baru tanpa perlu memberikan pemberitahuan atau penjelasan.
3. Setiap kerugian (termasuk biaya pengacara) yang diderita Perusahaan yang timbul karena penggunaan Akun Resmi LINE oleh pelanggan, harus segera diganti rugi oleh pelanggan.


Pasal 11  Penutupan Akun Resmi LINE
1.  Pelanggan dapat mengakhiri penggunaan Akun Resmi LINE kapan saja.
2.  Apabila pelanggan menjalankan prosedur untuk menutup Akun Resmi LINE, pelanggan akan seketika kehilangan haknya untuk menggunakan Akun Resmi LINE kecuali untuk penggunaan di bawah ini:
(i)  masuk ke menu administrasi Akun Resmi LINE.
(ii)  menggunakan informasi demografis Akun Resmi LINE lewat menu administrasi Akun Resmi LINE.
(iii)  menggunakan fungsi pembayaran Akun Resmi LINE lewat menu administrasi Akun Resmi LINE.
3.  Hak untuk menggunakan Akun Resmi LINE pada ayat di atas akan tetap berlaku, setelah pelanggan menjalankan prosedur penutupan, untuk jangka waktu yang ditentukan oleh Perusahaan.
4.  Terlepas dari ayat di atas dan Pasal 5 ayat 8, hanya apabila masih ada biaya penggunaan Akun Resmi LINE yang belum dibayar oleh Pelanggan, hak untuk menggunakan Akun Resmi LINE berdasarkan ayat  Pasal 11 ayat 2 akan tetap berlaku hingga Perusahaan mengkonfirmasi bahwa jumlah tunggakan tersebut telah dilunasi kepada Perusahaan meskipun apabila pelanggan mengakhiri penggunaan Akun Resmi LINE.


Pasal 12 Pemrosesan Informasi Pengenal Pribadi Pelanggan.
1. Perusahaan hanya akan menggunakan informasi pengenal pribadi pelanggan yang diberikan oleh pelanggan kepada Perusahaan sebatas pada ruang lingkup sesuai deskripsi yang tercantum pada Kebijakan Privasi LINE dan juga untuk proses administrasi Akun Resmi LINE.
2. Kecuali apabila diwajibkan berdasarkan hukum, peraturan dan/ atau Kebijakan Privasi LINE dan kecuali apabila persetujuan dari pelanggan terkait telah diperoleh secara individual dan terpisah, maka Perusahaan tidak akan memberikan informasi pengenal pribadi pelanggan kepada pihak ketiga tanpa terlebih dahulu memperoleh persetujuan dari pelanggan tersebut.
3. Pelanggan dapat meminta Perusahaan untuk mengungkapkan, merevisi, menambah dan/ atau menghapus informasi pengenal pribadi pelanggan tersebut yang dikumpulkan oleh Perusahaan, namun dengan ketentuan bahwa, pengungkapan, revisi, penambahan dan/ atau penghapusan tersebut tunduk pada prosedur terpisah yang diatur oleh Perusahaan, dan dalam beberapa kasusnya mungkin memerlukan biaya tambahan. Mohon hubungi alamat kontak Perusahaan di bawah ini untuk pertanyaan terkait pengungkapan, revisi, penambahan, dan/ atau penghapusan tersebut atau untuk menyampaikan keluhan: (https://contact-cc.line.me/detailId/10078).


Pasal 13  Pengalihan dan Afiliasi Usaha 
1. Perusahaan dapat mengalihkan sebagian dari penyediaan layanan Akun Resmi LINE kepada grup perusahaan Perusahaan atau kepada pihak ketiga lainnya.
2. Perusahaan dapat memberikan informasi Akun Resmi LINE pelanggan (namun informasi pribadi akan dikecualikan) kepada mitra usahanya dan pihak ketiga lainnya agar dapat memberikan fungsi Akun Resmi LINE kepada mitra usaha dari dan situs web, aplikasi dan sebagainya milik pihak ketiga. Dengan demikian, tautan ke Akun Resmi LINE pelanggan, dan sebagainya dapat ditautkan pada situs mitra usaha atau pihak ketiga lainnya. Lebih lanjut, Perusahaan dapat menautkan URL situs web mitra usahanya yang berisikan informasi pelanggan, membuat tautan ke situs web tersebut, dan sebagainya pada halaman Akun pelanggan.


Pasal 14  Penangguhan, Perubahan dan Penghentian Layanan
1. Apabila terjadi salah satu hal dari butir-butir di bawah ini, Perusahaan dapat menangguhkan sementara penyediaan layanan Akun Resmi LINE. Meskipun apabila Perusahaan telah menangguhkan sementara Akun Resmi LINE, Perusahaan tidak akan bertanggung jawab kepada pelanggan.
(1) Dalam hal pemeliharaan, pemeriksaan atau sejenisnya terkait fasilitas atau peralatan yang diperlukan untuk menyediakan Akun Resmi LINE, yang dilakukan secara berkala atau darurat;.
(2) Apabila telah terjadi kegagalan, kerusakan atau sejenisnya terhadap fasilitas atau peralatan yang digunakan untuk menyediakan Akun Resmi LINE;.
(3) Apabila mustahil untuk menggunakan layanan telekomunikasi yang disediakan oleh operator telekomunikasi;
(4) Apabila sulit untuk menyediakan Akun Resmi LINE karena pemadaman listrik, kebakaran, gempa bumi pemogokan buruh atau bentuk keadaan kahar lainnya; dan.
(5) Apabila ada permasalahan operasional atau teknis yang wajar yang berkaitan dengan Akun Resmi LINE. 
2. Perusahaan dapat mengubah atau menghentikan operasional Akun Resmi LINE secara keseluruhan atau sebagiannya dengan menyampaikan pengumuman atau pemberitahuan kepada Pelanggan mengenani perubahan atau penghentian tersebut. Bbahkan apabila Perusahaan telah mengubah atau menghentikan operasional Akun Resmi LINE secara keseluruhan atau sebagiannya, Perusahaan tidak akan bertanggung jawab kepada pelanggan.


Pasal 15  Ketiadaan Jaminan
Perusahaan tidak memberikan jaminan tersirat atau tersurat apa pun bahwa Akun Resmi LINE adalah tanpa kecacatan nyata atau legal (termasuk namun tidak terbatas pada kerentanan keamanan, keandalan, akurasi, kelengkapan, keefektifan, kelayakan tuntuk tujuan tertentu, keamanan atau sejenisnya, kesalahan, bugs, pelanggaran hak, dan sebagainya). 


Pasal 16  Ganti Rugi 
1. Apabila pelanggan melanggar Ketentuan dan menyebabkan Perusahaan menderita kerugian (termasuk namun tidak terbatas pada biaya pengacara yang wajar) maka pelanggar harus segera mengganti rugi Perusahaan atas kerugian tersebut.
2. Apabila pelanggan menerima keluhan, tuntutan, permintaan, gugatan, keberatan, dan sebagainya (selanjutnya disebut sebagai “Keluhan, dsb”) dari pihak ketiga, termasuk Pengguna Akun Resmi LINE, terkait dengan Akun Resmi LINE yang diduga melanggar hak pihak ketiga, maka pelanggan tersebut harus memproses dan menyelesaikan Keluhan, dsb terebut dengan biaya dan tanggung jawabnya sendiri. Setiap pertanggungjawaban hukum yang timbul karena penggunaan Akun Resmi LINE oleh pelanggan akan ditanggung oleh pelanggan. Pelanggan setuju bahwa Perusahaan dengan cara bagaimanapun juga tidak akan dapat dimintai pertanggungjawabannya atas setiap kerugian atau pertanggung jawaban yang timbul karena penggunaan Akun Resmi oleh pelanggan. Apabila Perusahaan telah menderita kerugian terkait dengan Keluhan, dsb tersebut, pelanggan yang relevan harus segera mengganti rugi Perusahaan atas kerugian tersebut. selain itu, apabila Perusahaan telah memproses dan menyelesaikan Keluhan, dsb tersebut atas nama pelanggan yang relevan, semua biaya yang dikeluarkan untuk pemrosesan dan penyelesaian tersebut akan ditanggung oleh pelanggan yang relevan.
3. Apabila pelanggan ingin mengarahkan Pengguna ke layanan eksternal melalui Akun Resmi LINE, Pengguna mungkin tidak dapat menggunakan layanan eksternal tersebut dikarenakan alasan-alasan teknis atau dalam hal lainnya karena alasan-alasan lainnya. Selain itu, dengan pengarahan tersebut, pelanggan mungkin akan menerima keluhan dari Pengguna, respon merugikan dari penyedia platform (misal, Apple, Inc. atau Google, Inc.) atau kerugian lainnya (secara bersama-sama selanjutnya disebut sebagai “Kerugian”). Pelanggan dapat mengarahkan Pengguna ke layanan eksternal dengan tanggung jawabnya sendiri dan dengan mengakui adanya kemungkingan-kemungkinan yang disebutkan di atas, dan Perusahaan tidak akan bertanggung jawab atas situasi di mana layanan eksternal mustahil untuk digunakan atau atas Kerugian apa pun.
4. Perusahaan tidak akan bertanggung jawab atas setiap kerugian yang diderita pelanggan karena penggunaan Akun Resmi LINE oleh pelanggan, namun dengan ketentuan bahwa hal tersebut tidak berlaku pada kerugian yang disebabkan kesalahan disengaja atau kelalaian berat Perusahaan. Dalam hal demikian, Perusahaan harus bertanggung jawab untuk mengganti rugi kerugian langsung dan umum yang diderita oleh pelanggan hingga sejauh biaya penggunaan Akun Resmi telah benar-benar dibayar oleh pelanggan pada bulan ketika menderita kerugian tersebut.


Pasal 17  Pembatasan Penggunaan Akun
Bahkan setelah pelanggan mulai menggunakan Akun Resmi LINE sesuai dengan Pasal 1 Ketentuan, apabila Perusahaan menganggap bahwa hal-hal di bawah ini berlaku terhadap pelanggan yang relevan, dalam beberapa halnya Perusahaan dapat membatasi penggunaan Akun Resmi LINE oleh pelanggan tersebut, misalnya dengan tidak mengizinkan pelanggan untuk menggunakan Akun Resmi LINE atau menangguhkan penggunaan tersebut. Selain itu, hal-hal di bawah ini dapat digunakan sebagai contoh ilustratif. Dengan demikian, meskipun pelanggan telah menanyakan kepada Perusahaan tentang kriteria keputusan spesifik atau pembatasan penggunaan Akun, Perusahaan tidak berkewajiban untuk menjawab pertanyaan tersebut.
(1) Korporasi, organisasi atau individu yang menjual produk atau layanan yang kemungkinan besar digunakan untuk tindakan kriminal.
(2) Korporasi, organisasi atau individu yang melakukan atau mendorong terjadinya tindakan melawan hukum atau tindakan kriminal.
(3) Korporasi, organisasi atau individu yang melakukan penjualan, pembelian, mediasi, perantaraan, dan sebagainya yang ilegal atau menipu terkait informasi pribadi, informasi pendaftaran, dan/ atau penggunaan informasi riwayat oleh pihak ketiga lainnya.
(4) Korporasi, organisasi atau individu yang telah melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum, peraturan atau kebijakan publik atau mereka yang kemungkinan besar akan melakukan tindakan tersebut.
(5) Korporasi, organisasi atau individu yang diyakini oleh Perusahaan melakukan tindakan-tindakan yang dilarang sebagaimana diuraikan dalam Pasal 17 ini.
(6) Korporasi, organisasi atau individu (termasuk namun tidak terbatas pada, korporasi, organisasi atau individu yang mungkin akan menyebabkan Kerugian terhadap Pengguna LINE; korporasi, organisasi atau individu yang mungkin akan menimbulkan dampak buruk terhadap kredibilitas atau reputasi Perusahaan; dan korporasi, organisasi atau individu yang mungkin menyebabkan Perusahaan menjadi terlibat dalam keluhan, sengketa, dan sebagainya) yang dianggap oleh Perusahaan tidak pantas untuk menggunakan Akun Resmi LINE.


Pasal 18  Tindakan yang Dilarang
Pelanggan tidak boleh melakukan hal-hal di bawah ini ketika menggunakan Akun Resmi LINE. 
(1) Melanggar hukum, peraturan, keputusan, putusan atau perintah pengadilan atau tindakan administratif yang mengikat secara sah;.
(2) Tindakan ilegal atau tindakan yang dapat mendorong terjadinya tindakan ilegal;
(3) Melanggar hak kekayaan intelektual Perusahaan atau pihak ketiga (misal, hak cipta, hak merek dagang dan hak paten), hak kehormatan, hak privasi atau hak hukum atau kontraktual lainnya;.
(4) Tindakan yang mungkin bertentangan dengan kebijakan publikpublic;.
(5) Memberikan manfaat kepada kekuatan antisosial atau tindakan kerja sama lainnya;.
(6) Menggunakan Akun Resmi LINE sebagai media periklanan untuk pihak ketiga tanpa terlebih dahulu memperoleh persetujuan Perusahaan (termasuk, namun tidak terbatas pada, mengiklankan produk atau layanan pihak ketiga lewat Akun Resmi LINE);.
(7) Distribusi iklan atau pesan memanfaatkan informasi perkiraan demografis Pengguna (secara bersama-sama disebut sebagai “Iklan”) melalui layanan yang disediakan oleh Akun Resmi LINE, tidak boleh mengidentifikasi informasi demografis apa pun dari masing-masing Pengguna yang mengakses Iklan tersebut. Tindakan yang dilarang dalam ayat ini turut mencakup namun tidak terbatas pada (i) pembuatan situs web untuk mengalihkan setiap informasi demografis dan (ii) menambahkan informasi spesifik dan terlacak pada URL situs yang digunakan untuk tujuan di atas ketika Perusahaan mendistribusikan Iklan;.
(8) Mengalihkan atau meminjamkan Akun kepada pihak ketiga apa pun atau berbagi Akun dengan pihak ketiga apa pun;
(9) Berpura-pura sebagai Perusahaan atau pihak ketiga, dengan sengaja menyebarkan informasi palsu, atau memberikan atau mendistribusikan informasi yang tidak ada hubungannya dengan penyelenggaraan atau pemeliharaan kategori usaha yang mana pelanggan telah mengajukan permohonannya;.
(10) Mengumpulkan, mengungkapkan atau menyediakan informasi pribadi, informasi pendaftaran atau informasi riwayat penggunaan pihak ketiga secara tidak sah;.
(11) Menampilkan atau mengirimkan hal-hal dan/ atau gambar yang memperlihatkan kekerasan berlebihan, hal-hal dan/ atau gambar yang menunjukkan ekspresi seksual secara eksplisit, ekspresi dan/ atau gambar yang dapat menyebabkan diskrimasi ras, kebangsaan, kepercayaan, gender, status sosial, asal usul keluarga, dan sebagainya, ekspresi dan/ atau gambar yang mengajak atau mendorong untuk bunuh diri, menyakiti diri sendiri atau menyalahgunakan obat-obatan, atau ekspresi dan/ atau gambar-gambar lainnya yang mengandung informasi antisosial yang mungkin menyebabkan ketidaknyamanan bagi para pihak lainnya;.   
(12) Tindakan yang bertujuan untuk berhubungan seksual atau tindakan cabul, tindakan yang bertujuan untuk mengatur pertemuan atau kencan antara orang-orang berlawanan jenis yang tidak saling mengenal, tindakan yang bertujuan untuk melecehkan atau memfitnah pelanggan lain, atau tindakan lainnya yang mana Akun Resmi LINE digunakan untuk tujuan-tujuan selain dari yang seharusnya dilakukan lewat Akun Resmi LINE;.
(13) Menyebarkan informasi yang dianggap dapat menyebabkan rasa tidak nyaman atau gangguan bagi Pengguna atau pihak ketiga;. 
(14) Tindakan yang menyebabkan gangguan terhadap server dan/ atau sistem jaringan Akun Resmi LINE;.
(15) Tindakan yang mengganggu penyediaan Akun Resmi LINE oleh Perusahaan atau penggunaan Akun Resmi LINE oleh pelanggan lainnya, atau tindakan yang menghalangi penyediaan atau penggunaan tersebut;.
(16) Dengan sengaja menyebabkan kegagalan penggunaan Akun Resmi LINE;
(17) Mengajukan pertanyaan atau tuntutan yang tidak wajar kepada Perusahaan.
(18) Menyebarkan ekspresi, gambar dan/ atau informasi yang bertentangan dengan Syarat dan Ketentuan Penggunaan LINE atau Pedoman Akun Resmi LINE;.
(19) Menyebarkan ekspresi, gambar dan/ atau informasi yang bertentangan dengan Pedoman Penggunaan Logo Perusahaan;.
(20) Tindakan yang membantu atau mendorong terjadinya tindakan-tindakan sebagaimana diuraikan dalam Ayat (1) hingga (19) di atas; dan.
(21) Tindakan lain yang dianggap tidak pantas oleh Perusahaan.


Pasal 19  Penangguhan dan Pengakhiran Penggunaan
1. Apabila perusahaan telah menentukan bahwa Hal-hal di bawah ini berlaku atau kemungkinan berlaku terhadap pelanggan, Perusahaan dapat menangguhkan penyediaan Akun Resmi LINE dengan menangguhkan sementara penggunaan Akun Resmi LINE oleh pelanggan atau mengakhiri perjanjian (selanjutnya disebut sebagai “Perjanjian(-Perjanjian)”) tunduk pada Ketentuan dengan pelanggan tanpa perlu menyampaikan pemberitahuan. Bahkan apabila pelanggan telah menderita kerugian karena penangguhan atau pengakhiran penggunaan tersebut di atas, Perusahaan tidak akan bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang diderita pelanggan tersebut.
(1) Apabila Perusahaan mengetahui bahwa terdapat alasan untuk menolak permohonan sebagaimana ditetapkan dalam Pasal 2 Ayat 4 setelah dimulainya penggunaan Akun Resmi LINE (terlepas dari apakah Akun(-Akun) yang relevan merupakan Akun(-Akun) Terverifikasi atau bukan); .
(2) Apabila pelanggan melanggar Ketentuan, seperti melakukan tindakan-tindakan yang dilarang berdasarkan Pasal 18;.
(3) Apabila pelanggan menggunakan Akun Resmi LINE untuk tujuan(-tujuan) ilegal;.
(4) Apabila Perusahaan yakin bahwa ada penurunan nilai kredit pelanggan, termasuk namun tidak terbatas pada hal di mana pelanggan tunduk pada permohonan kebangkrutan atau permohonan rehabilitasi sipil atau pelanggan mengajukan permohonan tersebut;.
(5) Apabila mustahil untuk menghubungi pelanggan dikarenakan alasan-alasan yang tidak disebabkan oleh Perusahaan.
(6) Apabila pelanggan tidak mengakses Akun mereka selama jangka waktu yang ditentukan oleh LINE; dan 
(7) Selain dari hal-hal tersebut di atas, apabila pelanggan telah melakukan tindakan yang dianggap tidak pantas oleh Perusahaan.
2. Apabila Apple, Inc., Google, Inc., atau pihak ketiga yang menjalankan dan/ atau menyediakan pasar apps yang digunakan oleh Perusahaan meminta bahwa Perusahaan menangguhkan penyediaan Akun Resmi LINE secara keseluruhan atau sebagiannya, maka Perusahaan dapat menangguhkan penyediaan Akun Resmi LINE dengan menangguhkan sementara penggunaan Akun Resmi LINE oleh pelanggan atau mengakhiri Perjanjian(-Perjanjian) tanpa perlu menyampaikan pemberitahuan.
3. Bahkan apabila pelanggan telah menderita kerugian karena penangguhan atau pengakhiran yang disebutkan dalam dua ayat di atas, Perusahaan tidak akan bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang diderita oleh pelanggan tersebut.


Pasal 20  Kerahasiaan
Pelanggan harus menjaga kerahasiaan dari informasi rahasia Perusahaan (berarti setiap dan semua informasi yang berkaitan dengan pelanggan, produk, layanan, proyeksi usaha, teknologi, kemampuan teknis, ide, konsep, dan sebagainya, dari Perusahaan yang mana Perusahaan telah secara tegas mengindikasikannya sebagai rahasia pada saat mengungkapkan hal tersebut, terlepas dari bagaimana informasi tersebut diungkapkan; hal-hal selanjutnya juga akan diperlakukan sebagai rahasia). Lebih lanjut, kecuali apabila informasi yang relevan wajib untuk diungkapkan sesuai dengan hukum dan/ atau peraturan yang relevan, pelanggan tidak boleh mengungkapkan atau membocorkan informasi rahasia Perusahaan kepada pihak ketiga tanpa memperoleh persetujuan tertulis sebelumnya dari Perusahaan.


Pasal 21  Ketentuan Anti Korupsi 
1. Pelanggan menyatakan dan menjamin kepada Perusahaan bahwa pelanggan dan perusahaan induk, anak perusahaan dan perusahaan afiliasinya, serta pejabat, direksi, karyawan, agen mereka dan perwakilan lainnya dari pelanggan (dalam Pasal ini disebut “Afiliasi”) tidak pernah melakukan dan tidak akan melakukan tindakan-tindakan di bawah ini (masing-masing disebut “Tindak Korupsi”, Undang-Undang Praktik Korupsi Luar Negeri/ Foreign Corrupt Practices Act(“FCPA”) tahun 1977) sehubungan dengan Ketentuan ini, setiap penjualan yang dilakukan berdasarkan dokumen ini, setiap biaya yang dibayar atau akan dibayar berdasarkan dokumen ini, atau setiap transaksi lainnya yang melibatkan kepentingan usaha Perusahaan: membayar, menawarkan atau berjanji untuk membayar atau mewenangkan pembayaran dari, setiap uang, atau memberikan atau berjanji untuk memberikan, atau mewenangkan pemberian dari, layanan apa pun atau barang berharga lainnya, baik secara langsung atau melalui pihak ketiga, kepada pejabat atau karyawan dari otoritas atau instansi pemerintah, atau organisasi publik internasional, atau kantor atau subdivisi dari hal-hal tersebut, atau kepada partai politik atau pejabat parta politik atau kepada calon legislatif, yang bertujuan untuk (a) mempengaruhi tindakan atau keputusan dari pihak tersebut dalam kapasitas resminya, termasuk keputusan untuk tidak menjalankan fungsi resminya di otoritas atau instansi pemerintah tersebut, atau di organisasi publik internasional atau partai politik tersebut, (b) membujuk pihak tersebut untuk menggunakan pengaruhnya di otoritas atau instansi pemerintah tersebut atau organisasi publik internasional atau partai politik tersebut untuk mempengaruhi atau mengubah setiap tindakan atau keputusan dari pihak atau lembaga tersebut atau (c) memperoleh keuntungan yang tidak sah.
2. Pelanggan setuju bahwa pihaknya akan, dan akan memastikan Afiliasinya, untuk menyimpan pembukuan, rekening, catatan dan faktur yang akurat dan bahwa semua pembayaran yang dilakukan kepada Pelanggan atau Afiliasi hanya akan dilakukan setelah Perusahaan menerima faktur yang terperinci dan akurat yang didukung oleh catatan-catatan terperinci.
3. Apabila terdapat kecurigaan bahwa pelanggan atau Afiliasi telah melakukan Tindak Korupsi, pelanggan harus segera menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada Perusahaan yang merinci kecurigaan tersebut dan akan segera menghentikan Tindak Korupsi atau memastikan bahwa Afiliasi menghentikan Tindak Korupsi tersebut. Apabila diminta oleh Perusahaan, Pelanggan harus mengungkapkan informasi terkait Tindak Korupsi tersebut kepada Perusahaan dan akan menerapkan tindakan-tindakan perbaikan yang diperlukan sebagaimana diminta oleh Perusahaan.
4. Agar dapat memastikan pelanggan mematuhi ayat terdahulu dari Pasal ini, Perusahaan dan/ atau perwakilan Perusahaan dapat mengaudit pelanggan dan Afiliasi, ternasuk memeriksa secara wajar tentang kepatuhan tersebut. Pelanggan harus bekerja sama dalam audit tersebut dalam batas-batas yang wajar.
5. Apabila pelanggan atau Afiliasi melanggar salah satu bagian dari Pasal ini, maka Perusahaan dapat, atas kebijakannya semata, membatalkan semua kewajiban Perusahaan untuk membayar ganti rugi, biaya atau kompensasi lainnya kepada pelanggan dan dapat memilih untuk mengambil salah satu atau semua tindakan tambahan di bawah ini:
(a) Segera mengakhiri Ketentuan ini;
(b) Memulihkan setiap uang termasuk namun tidak terbatas pada biaya atau kompensasi lain yang telah dibayarkan sebelumnya oleh Perusahaan berdasarkan Ketentuan ini;
(c) Meminta pelanggan untuk mengganti rugi Perusahaan atas setiap kerugian, kehilangan dan pengeluaran yang diderita Perusahaan; dan atau,
(d) Meminta pelanggan untuk mematuhi setiap permintaan Perusahaan yang wajar untuk memperbaiki pelanggaran terhadap Pasal ini.
Lebih lanjut, Perusahaan tidak akan bertanggung jawab atas setiap kerugian, kehilangan, klaim, pertanggungjawaban, biaya atau pengeluaran yang dibebankan kepada pelanggan yang timbul dari atau terkait dengan tindakan tersebut.


Pasal 22  Ketidakterlibatan dengan Kekuatan Antisosial
1. Pelanggan dengan ini menyatakan dan menjamin bahwa pelanggan, perwakilan, pejabat mereka, para pihak yang pada hakikatnya berhak untuk mengelola, karyawan, agen atau meditor (selanjutnya disebut sebagai “Para Pihak yang Berkepentingan”, dengan varian tata bahasa yang sesuai seperti “Pihak yang Berkepentingan”) bukanlah atau setelah tanggal dokumen ini bukanlah kelompok kejahatan terorganisir, anggota kelompok kejahatan terorganisir, anggota asosiasi dari kelompok kejahatan terorganisir, perusahaan yang berasosiasi dengan kelompok kejahatan terorganisir, sokaiya (korporasi pemeras), kelompok yang terlibat dalam aktivitas kriminal berkedok kegiatan sosoal atau orang-orang atau organisasi yang secara politik dicap sebagai pemeras, kelompok kejahatan spesialis kejahatan intelektual, pihak-pihak yang memiliki hubungan dekat dengan kelompok yang disebutkan di atas, dan/ atau pihak-pihak yang serupa dengan yang telah disebutkan di atas (selanjutnya disebut sebagai “Kekuatan(-Kekuatan) Antisosial”)
2. Pelanggan memastikan bahwa pelanggan dan Para Pihak yang Berkepentingan tidak akan melakukan tindakan-tindakan di bawah ini baik secara langsung atau tidak langsung:
(1) Membuat permintaan yang disertai kekerasan;
(2) Membuat permintaan tidak masuk akal yang tidak sah;.
(3) Mengadakan transaksi usaha dengan cara sedemikian rupa yang melibatkan kata-kata atau tindakan yang mengancam, atau tindak kekerasan (termasuk namun tidak terbatas pada komunikasi yang mensiratkan bahwa pelanggan atau Para Pihak yang Berkepentingan adalah Kekuatan Antisosial);.
(4) Merusak kredibilitas Perusahaan dengan menyebarkan rumor, dengan cara-cara yang menipu, atau dengan paksaan, atau menganggu layanan Perusahaan; dan.
(5) Melakukan tindakan lain yang serupa dengan tindakan yang diuraikan dalam Butir terdahulu dari Ayat ini.
3. Apabila telah terungkap bahwa pelanggan telah melanggar pernyataan dan jaminan yang ditetapkan berdasarkan dua ayat di atas, maka Perusahaan dapat menangguhkan penyediaan Akun Resmi LINE dengan mengakhiri “Perjanjian(-Perjanjian)” tanpa perlu menyampaikan pemberitahuan. Bahkan apabila pelanggan menderita kerugian karena pengakhiran tersebut, Perusahaan tidak akan bertanggung jawab atas kerugian yang diderita pelanggan tersebut.


Pasal 23  Pengalihan dan Penerimaan Status
1. Kecuali Perusahaan telah memberikan persetujuannya, pelanggan tidak akan mengalihkan hak dan/ atau kewajiban terkait dengan Perjanjian(-Perjanjian) atau status berdasarkan perjanjian kepada pihak ketiga, menawarkan hal tersebut sebagai jaminan kepada pihak ketiga, atau menyebabkan pihak ketiga untuk menerima hal tersebut.
2. Apabila Perusahaan berkehendak untuk mengalihkan Akun Resmi Line LINE secara keseluruhan atau sebagiannya kepada sekelompok perusahaan atau perusahaan-perusahaan milik Perusahaan atau kepada pihak ketiga lainnya, Perusahaan dapat mengalihkan status Perusahaan dengan tunduk pada Perjanjian(-Perjanjian) pengalihan tersebut dengan menyampaikan pengumuman atau pemberitahuan kepada pelanggan mengenai pengalihan tersebut, dan harus terlebih dahulu memperoleh persetujuan dari pelanggan.


Pasal 24  Keterpisahan 
Apabila beberapa ketentuan dari Ketentuan ini terbukti menjadi tidak sah berdasarkan hukum, peraturan, dan sebagainya, maka sisa ketentuan lainnya akan tetap berlaku. Lebih lanjut, ketentuan tidak sah yang disebutkan di atas harus diubah sesuai persyaratan minimal yang diperlukan untuk membuatnya sah, dan ketentuan tersebut harus ditafsirkan sedemikian rupa sehingga dampak hukum dan dampak ekonomi yang dimaksudkan akan dapat dipertahankan semaksimal mungkin


Pasal 25  Bahasa, Hukum yang Mengatur dan Yurisdiksi
Ketentuan berlaku terhadap pelanggan yang oleh Perusahaan ditentukan sebagai warga negara Indonesia. Apabila terdapat pertentangan antara Ketentuan dan terjemahan dari Ketentuan yang disediakan oleh Perusahaan, maka yang akan berlaku adalah Ketentuan dalam bahasa aslinya. Ketentuan akan diatur oleh hukum Jepang mengesampingkan pilihan hukum antar tata hukum. Setiap dan semua sengketa terkait dengan Akun Resmi LINE antara Perusahaan dan pelanggan akan diajukan ke Pengadilan Distrik Tokyo sebagai pengadilan yang memiliki yurisdiksi ekslusif pada tingkat pertama.


Dibuat pada: 18 Maret 2019



Kode Etik LINE Group

Pendahuluan
Kode Etik ini memuat standar hukum dan etika bagi perilaku pegawai, pejabat, direktur, pegawai kontrak serta perwakilan dan agen eksternal ("Personil LINE" atau "Anda") dari LINE Corporation, perusahaan di mana LINE Corporation secara langsung atau tidak langsung mengendalikan atau memegang mayoritas ekuitas atau saham, atau perusahaan lain yang diakui oleh Direksi LINE Corporation sebagai suatu perusahaan LINE Group (secara bersama-sama disebut "LINE Group," "LINE" atau "kami").

1.  Misi LINE Grup
Misi LINE Group adalah untuk membawa orang-orang, informasi dan layanan lebih dekat secara bersama-sama. Ini berarti bahwa aktivitas kami difokuskan pada 'Menutup jarak,' antara berbagai pihak yang menggunakan layanan kami. Kami di LINE berusaha untuk membawa teknologi mobile dan desain yang canggih secara bersama-sama untuk memenuhi kebutuhan universal manusia atas komunikasi dan lebih luas lagi sebab, kami bertujuan tidak hanya untuk memperkuat ikatan antara orang-orang, tetapi memupuk hubungan dan koneksi baru, pada akhirnya, menjembatani semua jenis informasi, layanan dan barang secara bersama-sama. Kami memahami dan dengan setia akan menjalankan misi ini yang akan menjadi pondasi bagi semua bisnis LINE Group dan dasar perilaku setiap individu.

2.  Tanggung Jawab Kepada Masyarakat
2.1 Kepatuhan Hukum
Dalam menjalankan misi LINE Group dan untuk terus tumbuh dan berkembang, sangat penting bagi kita untuk mematuhi semua hukum, peraturan, ordonansi dan kebijakan yang berlaku di negara dan wilayah ("Hukum") di mana kami beroperasi di semua kegiatan usaha kami. Personil LINE memiliki tanggung jawab untuk memahami dan mematuhi semua peraturan hukum yang berlaku terhadap tugas-tugas bisnis mereka masing-masing. Selain itu, meskipun suatu perbuatan mungkin bukan merupakan pelanggaran teknis atas Hukum, personil LINE harus memahami bahwa kebijakan LINE adalah bahwa mereka harus selalu bertindak secara etis.

2.2    Larangan Diskriminasi dan Pelecehan, dan Menghargai Keberagaman
LINE Group berkembang secara global dan menjalankan kegiatan usaha di negara dan wilayah dengan berbagai budaya dan cara berpikir. Memahami dan menghargai keberagaman budaya ini dan cara berpikir mereka merupakan tanggung jawab sosial maupun hukum dan akan menghasilkan kemajuan lebih besar dalam bisnis kita. Dalam rangka menciptakan suatu budaya perusahaan tersebut, LINE tidak akan membiarkan atau memberikan toleransi atas diskriminasi dan pelecehan terhadap setiap pegawai, pengguna, atau rekanan LINE berdasarkan ras, agama, jenis kelamin, orientasi seksual, kebangsaan, hubungan sosial, atau karakteristik atau status mereka lainnya yang dilindungi berdasarkan hukum nasional atau lokal. LINE akan segera menindaklanjuti laporan pelanggaran atas kebijakan ini. Pembalasan terhadap individu yang mengajukan laporan berdasarkan kebijakan ini tidak akan ditoleransi.

2.3    Kontribusi Kepada Masyarakat
Sebagai anggota masyarakat global, LINE Group mendukung bantuan bencana, perlindungan lingkungan hidup, kesejahteraan sosial, pendidikan, seni dan kegiatan promosi budaya, sehingga turut membentuk masyarakat yang lebih sehat dan makmur di seluruh dunia. Personil LINE didorong untuk mengambil bagian dalam kegiatan ini dan secara aktif mendukungnya.

3.  Tanggung jawab kepada Pemegang Saham 
3.1    Perdagangan Orang Dalam

Selama pelaksanaan tugasnya secara normal, Personil LINE dapat mengetahui informasi material non-publik mengenai perkiraan pendapatan, pengumuman produk baru, restrukturisasi, atau informasi lainnya milik perusahaan kami atau lainnya yang mungkin dianggap penting oleh investor dalam mengambil keputusan untuk membeli atau menjual efek. Namun, hukum pasar modal di berbagai negara secara ketat melarang upaya untuk menggunakan informasi tersebut untuk membeli atau menjual efek, atau mendapatkan keuntungan dari informasi tersebut, dan membagikan informasi material yang tidak diungkapkan dengan anggota keluarga atau orang lain (termasuk teman, pengguna, dan Personel LINE lainnya), yang kesemuanya merupakan perdagangan orang dalam yang ilegal ("Perdagangan Orang Dalam"). Personil LINE tidak boleh terlibat dalam Perdagangan Orang Dalam atau mendorong perbuatan tersebut, dan harus secara ketat mengikuti setiap kebijakan dan pedoman internal yang mengatur perdagangan orang dalam.

3.2    Ketepatan Pembukuan dan Catatan
Pengungkapan informasi secara lengkap, berimbang, tepat, tepat waktu, dan mudah dipahami, termasuk laporan keuangan, dalam laporan dan dokumen lainnya yang diajukan atau diserahkan kepada pihak berwenang yang relevan dan komunikasi publik lainnya adalah penting tidak hanya untuk mematuhi kewajiban pajak, akuntansi, hukum dan lainnya, hal ini juga berfungsi sebagai landasan kepercayaan pemegang saham. Oleh karena itu Personil LINE harus memastikan bahwa catatan bisnis LINE Group mencatat secara berimbang dan memuat secara lengkap kondisi operasional dan keuangan kita. Personil LINE tidak boleh dengan sengaja menunda pencatatan transaksi atau peristiwa atau dengan sengaja mencatat informasi yang tidak benar, tidak lengkap atau menyesatkan mengenai suatu transaksi atau peristiwa.

3.3    Penyimpanan Dokumen
Personil LINE perlu mengikuti semua Hukum penyimpanan dokumen normal dan kebijakan internal secara umum, tetapi Anda harus menangguhkan praktik penghapusan dokumen normal jika Anda menerima perintah dari Departemen Hukum mengenai perintah "penahanan dokumen". Misalnya, terkadang prosedur penyimpanan dokumen harus ditangguhkan untuk menjaga dokumen untuk digunakan dalam persidangan di Amerika Serikat.

4. Tanggung Jawab kepada Pengguna 
4.1    Privasi dan Informasi Pribadi
Sebagai penyedia layanan pesan dan berbagai layanan lainnya, LINE Group telah dipercayakan dengan informasi pribadi dari pengguna di seluruh dunia. Layanan ini dibangun di atas kepercayaan yang lahir dari perhatian kepada penanganan informasi pribadi dan perlindungan tepat terhadap privasi pengguna. Kebijakan LINE adalah untuk mematuhi semua Hukum yang berkaitan dengan penanganan informasi pribadi. Selain itu, Personil LINE bertanggung jawab untuk memastikan bahwa layanan kami hanya mengumpulkan informasi yang diperlukan untuk mencapai tujuan yang wajar, secara jelas memberitahukan pengguna mengenai informasi yang dikumpulkan dan alasan pengumpulan, menggunakan informasi yang dikumpulkan hanya untuk tujuan tersebut, dan menghapus informasi pengguna ketika tujuan pengumpulan informasi tersebut telah dicapai.

4.2   Peningkatan Kualitas Layanan
Layanan LINE Group digunakan oleh pengguna dari beragam budaya, negara, dan demografi. Untuk memberikan layanan yang aman, terjamin dan berharga kepada berbagai pengguna, kita akan menghormati beragam perbedaan budaya di pasar di mana kita menjalankan bisnis dan berkomitmen untuk melakukan upaya maksimal untuk mencapai kualitas layanan dan produk yang menghasilkan kepuasan pengguna.

4.3    Transaksi Wajar dan Pemasaran Bertanggung Jawab
Personil LINE perlu berusaha untuk melakukan transaksi secara wajar dengan pengguna dan mitra bisnis. Anda tidak boleh memberikan pernyataan tidak benar atau menyembunyikan fakta material. Personil LINE harus mematuhi prinsip-prinsip pemasaran yang adil. Misalnya, perbandingan dengan, atau referensi pada, pesaing atau layanan mereka, harus dilakukan dengan cara yang tidak menipu atau menyesatkan, dengan hati-hati, dan sesuai dengan Hukum yang berlaku. Lebih lanjut, LINE Group dan layanannya juga harus disajikan dengan cara yang berimbang, lengkap, dan tepat dengan hati-hati dalam semua materi iklan dan pemasarannya.




5.  Hindari Benturan Kepentingan 
5.1    Benturan kepentingan
Benturan kepentingan adalah ketika Anda memiliki hubungan pribadi atau kepentingan finansial atau lainnya yang dapat bercampur dengan kewajiban Anda untuk bertindak semata-mata untuk kepentingan terbaik LINE, atau ketika Anda secara tidak wajar menggunakan posisi Anda pada LINE untuk keuntungan pribadi. Anda harus menghindari hubungan pribadi atau kepentingan finansial atau lainnya yang mengganggu kemampuan Anda untuk bertindak semata-mata untuk kepentingan terbaik LINE atau menggunakan posisi Anda untuk keuntungan pribadi. Jika terdapat benturan kepentingan (atau jika Anda tidak yakin apakah terdapat benturan kepentingan) antara kepentingan Personil LINE atau keluarga mereka dan kepentingan LINE Group, Anda harus segera melaporkan isu ini kepada Pusat Pelaporan Etika Bisnis atau ethics@linecorp.com, atau tempat lain sebagaimana ditentukan dalam kebijakan lainnya..


5.2   Hadiah, Jamuan, dan Keramahtamahan Bisnis
Menawarkan atau menerima hadiah, jamuan dan keramahtamahan bisnis dapat menimbulkan benturan kepentingan. Kita tidak akan meminta, menerima, menawarkan, menjanjikan, atau memberikan (langsung atau tidak langsung) sesuatu yang berharga—termasuk hadiah, jamuan, atau keramahtamahan—dari atau kepada orang atau perusahaan sebagai syarat atau hasil dari melakukan bisnis dengan LINE. Terkait pejabat publik, harap merujuk pada pedoman anti-suap dan juga aturan 6.2.

5.3 Perlindungan dan Penggunaan Aset Perusahaan secara Benar
Secara tidak benar membuang atau menghilangkan aset LINE Group (termasuk aset informasi) dapat menyebabkan kerugian serius pada perusahaan. Oleh karena itu, Personil LINE memiliki tanggung jawab untuk secara hati-hati menggunakan aset LINE Group sesuai dengan Kebijakan Keamanan LINE Group. Selain itu, aset LINE Group hanya dapat digunakan untuk kegiatan usaha, dan tidak akan digunakan untuk keuntungan atau manfaat pribadi atau pihak ketiga.

5.4 Pencegahan Pengungkapan Rahasia Dagang
Personil LINE tidak boleh, selama dan setelah hubungan kerja, mengungkapkan rahasia dagang LINE Group tanpa persetujuan LINE Group. Rahasia dagang dapat mencakup tidak hanya informasi rahasia mengenai pengembangan sistem, layanan, pengetahuan dan teknologi, tetapi juga materi bisnis internal lainnya yang tidak tersedia untuk umum. Personil LINE juga tidak boleh mendorong pihak ketiga untuk menggunakan atau mengungkapkan rahasia dagang pihak ketiga.



5.5 Komunikasi Eksternal

Personil LINE tidak dapat berbicara kepada media, memberikan pidato, memberikan kuliah, atau berbicara atas nama LINE Group tanpa menerima persetujuan di awal dari Departemen Komunikasi (PR). Persetujuan di awal dari Departemen Komunikasi juga diperlukan untuk materi yang dipublikasi seperti artikel atau buku. Anda juga harus mematuhi Pedoman Komunikasi Eksternal Pegawai LINE Group. Untuk panduan mengenai tulisan pada media sosial, harap merujuk pada Kebijakan Tulisan Internet LINE Group.

6. Kepatuhan Menyeluruh terhadap Hukum dan Peraturan
6.1 Kepatuhan di Lingkungan Kerja
LINE Group akan mematuhi semua Hukum yang mengatur keselamatan dan kesehatan kerja dan pencegahan kecelakaan kerja untuk mendukung lingkungan kerja yang aman dan produktif. Lebih lanjut, Personil LINE harus menghormati orang lain, selalu berkomunikasi dengan cara yang sopan dan profesional, dan membantu membangun budaya perusahaan di mana diskriminasi dan pelecehan tidak ditoleransi.

6.2 Larangan Suap
LINE berkomitmen untuk menjaga standar etika dan hukum yang tinggi di seluruh dunia. LINE melarang suap atau korupsi dalam bentuk apapun, termasuk memberikan, menerima, atau mengizinkan suap di manapun di seluruh dunia. Personil LINE tidak boleh memberikan atau menerima suap atau tanda terima kasih, ataupun berpartisipasi atau bekerja sama dalam praktik korupsi apa pun secara langsung atau tidak langsung yang melibatkan pejabat pemerintah. Selain itu, bergantung pada negara atau wilayah, menerima dan memberikan pembayaran tidak sah dianggap sebagai suap dengan tanggung jawab perdata dan pidana. Larangan ini juga berlaku bagi pihak ketiga yang bertindak atas nama LINE, seperti agen, perwakilan, kontraktor, atau konsultan. Personil LINE harus berhati-hati ketika memilih pihak ketiga untuk memastikan tidak ada indikasi bahwa mereka mungkin membayar suap. Untuk itu, Personil LINE harus mematuhi semua pedoman anti-suap sepanjang waktu.

6.3    Hukum Persaingan Wajar dan Anti-Monopoli
•   Pelanggaran atas hukum anti-monopoli dan persaingan usaha dapat mengakibatkan hukuman pidana dan perdata bagi LINE dan pegawainya secara pribadi, gangguan bisnis yang signifikan, dan merugikan reputasi LINE. LINE berkomitmen untuk berkompetisi secara ketat tetapi wajar di semua wilayah dan negara di mana LINE menjalankan bisnis. Perjanjian dengan pesaing menimbulkan risiko anti-monopoli yang serius. Bahkan komunikasi yang terlihat disengaja mengenai topik yang sensitif dari segi persaingan usaha dapat menimbulkan masalah.

• Jangan pernah membuat kesepahaman atau perjanjian (formal ataupun informal, tersurat ataupun tersirat) dengan pesaing untuk menetapkan harga atau, untuk membagi pengguna atau pasar geografis, atau untuk menyetujui untuk tidak bersaing.
• Hindari diskusi dengan pesaing mengenai informasi yang sensitif dari segi persaingan usaha (misalnya harga, biaya, strategi bisnis, pengguna, rahasia pasar, dsb) tanpa persetujuan dari Departemen Hukum.
• Konsultasikan dengan Departemen Hukum mengenai pembatasan persaingan usaha dalam setiap perjanjian dengan pengguna atau mitra bisnis, termasuk batasan pada harga di mana perusahaan dapat menjual kembali produk LINE.

6.4    Anti-Pencucian Uang
Pencucian uang dengan tegas dilarang oleh hukum dan LINE Group. LINE Group berkomitmen untuk mencegah pencucian uang dan mematuhi semua persyaratan dan larangan hukum yang berkaitan dengan pencucian uang, termasuk penyampaian laporan yang diperlukan kepada penegak hukum dan otoritas lainnya. Anda perlu selalu waspada dalam berurusan dengan mitra dagang, pengguna, dan karyawan untuk menghindari keterlibatan dalam atau secara tidak langsung mendukung upaya pencucian uang seseorang. Tanda-tanda adanya potensi pencucian uang meliputi pembayaran besar yang dilakukan secara tunai atau oleh pihak-pihak yang tidak terikat kontrak, atau pembayaran dari rekening non-bisnis.

6.5    Kekayaan Intelektual
LINE Group menghormati paten, hak cipta, merek dagang, rahasia dagang, dan hak kekayaan intelektual lainnya. Oleh karena itu, selain secara agresif berusaha untuk menciptakan dan melindungi kekayaan intelektual kita sendiri, dan sebelum memberikan layanan, dan produk kita harus berhati-hati agar tidak melanggar hak kekayaan intelektual pihak lain. Selain itu, hak atas semua temuan dan ciptaan yang berkaitan dengan pekerjaan oleh Personil LINE merupakan semata-mata milik LINE Group, kecuali apabila secara tegas dilarang oleh hukum atau apabila pengecualian dari aturan ini dikonfirmasikan tegas secara tertulis oleh LINE.

6.6    Kontrol Perdagangan (Sanksi, Kontrol Ekspor/ Impor, and Anti-Boikot) 
Hukum dan peraturan di banyak negara melarang atau membatasi transaksi bisnis dengan negara, perusahaan, dan individu tertentu. Sebagai contoh, Amerika Serikat telah memberlakukan sanksi komprehensif terhadap negara-negara tertentu, berikut sanksi lebih terbatas terhadap negara-negara lain. Selain itu, kebanyakan negara memiliki daftar "Pihak Terlarang" dari individu dan perusahaan dengan siapa perdagangan dilarang. Individu dan entitas bisnis dalam daftar ini dianggap terlibat dalam kegiatan teroris, ekspor yang melanggar hukum, proliferasi nuklir, perdagangan obat atau manusia, atau tindakan kejahatan lainnya, dan setiap transaksi dengan pihak-pihak ini dapat mengakibatkan hukuman berat. LINE Group secara tegas melarang setiap bisnis atau transaksi lainnya dengan setiap Pihak Terlarang tersebut atau dengan negara yang dikenai sanksi, kecuali jika diizinkan oleh hukum yang berlaku.

Selain itu, LINE Group mewajibkan kepatuhan terhadap semua hukum dan peraturan ekspor dan impor yang berlaku terhadap kegiatan kompersial internasional kita, dan, jika berlaku, undang-undang anti-boikot Amerika Serikat.

7. Pelaporan dan Penyelidikan Pelanggaran
7.1    Pelaporan dan Larangan Pembalasan

Jika Anda mempunyai kekhawatiran tentang pelanggaran Kode Etik ini, Anda memiliki tanggung jawab untuk segera menyampaikannya kepada penyelia Anda, perwakilan SDM lokal, Departemen Hukum, Departemen Kepatuhan, Pusat Pelaporan Etika Bisnis (ethics@linecorp.com). 

Semua laporan pelanggaran ditanggapi secara serius dan akan diperlakukan sebagai rahasia. Jika Anda merasa lebih nyaman Anda juga dapat menggunakan saluran bantuan pelapor pelanggaran (whistleblower) untuk mengajukan laporan secara anonim. 

Pembalasan terhadap atau pelecehan atas setiap Personil LINE yang, dengan itikad baik, meminta saran, menyampaikan masalah, melaporan pelanggaran, atau menyediakan informasi dalam penyelidikan adalah bertentangan dengan kebijakan LINE Group dan secara tegas dilarang.


7.2    Menyelidiki Pelanggaran Kode Etik
LINE memperlakukan semua laporan pelanggaran dengan serius. Semua laporan dugaan pelanggaran akan ditanggapi serius dan akan segera ditinjau. Penyelidik yang sesuai akan ditugaskan untuk meninjau semua kejadian pelanggaran yang dilaporkan atas Kode Etik ini atau hukum yang berlaku. Sesuai dengan Hukum yang berlaku, LINE berusaha untuk melindungi kerahasiaan identitas atau informasi mengenai individu yang terlibat, sepanjang dimungkinkan.

7.3 Tindakan Disipliner
Personil LINE diharapkan untuk mengikuti semua Hukum saat menjalankan bisnis atas nama LINE sebagai syarat hubungan kerja. Jika Anda melanggar Kode Etik ini atau Hukum yang berlaku, LINE akan mengambil tindakan disipliner yang sesuai, yang dapat meliputi:

• Tindakan disipliner, hingga dan termasuk pemberhentian; dan
• Dalam hal perbuatan pidana atau pelanggaran hukum serius lainnya, pemberitahuan kepada otoritas pemerintah yang berwenang akan dilakukan, dan hukuman perdata dan/atau pidana dapat dijatuhkan oleh pemerintah atau pengadilan.

8. Pertanyaan
Setiap pertanyaan dsb mengenai Kode Etik ini harus disampaikan kepada Pusat Pelaporan Etika Bisnis (ethics@linecorp.com).

9. Prosedur Administratif
9.1    Perubahan atas Kode Etik ini
Perubahan atas Kode Etik ini harus disetujui oleh Direksi LINE Corporation.

9.2  Pengesampingan
Setiap pengecualian terhadap Kode Etik ini hanya dapat diberikan berdasarkan persetujuan tegas menurut prosedur tata kelola internal resmi (dalam hal pelanggaran oleh eksekutif, hanya dengan persetujuan Direksi). Setiap pengecualian tersebut harus diungkapkan secara wajar sesuai dengan hukum yang berlaku.

9.3  Pertentangan dengan Hukum dan Peraturan Lokal
Dalam hal suatu bagian dalam Kode Etik ini bertentangan dengan hukum atau peraturan lokal, pertentangan tersebut harus dilaporkan kepada Pusat Pelaporan Etika Bisnis (ethics@linecorp.com)

Diberlakukan 18 Maret Juni 20195
Diubah        1 Mei 2016